-
Recent Posts
Archives
Categories
Meta
The Jasmine Cerra
Siapa bilang sweater tidak bisa tampil lebih gaya? Dengan menambahkan beberapa aksen garis dan pita, serta padanan dengan stocking berwarna menyala, semuanya bisa tampil lebih menarik.
Long Beach
Ingin bersantai di tempat yang terbuka namun masih memiliki kesan yang anggun sekaligus kasual? Padanan dress ini terdiri dari layer luar yang berbahan lembut dan tipis serta bagian dalam yang berbahan agak tebal dan menyerap keringat. Lapisan luar berwarna cerah, atau bermotif. Warna kuning dan merah dan atau jingga.
Terdapat pita yang letaknya di atas pinggang berwarna kuning, yang berkilau karena terbuat dari bahan satin. Peletakan pita ini yang membuat desain gaun ini cocok untu ukuran apapun atau all size. Untuk alas kaki gunakan sepatu kets dengan alas datar, yang membuat nyaman dipakai, walaupun di tanah berpasir. Tatanan rambut, baiknya dibuat keriting ikal. Pas dipadankan dengan topi koboi berbahan dari bambu tipis dan ringan atau pandan duri untuk sirkulasi udara yang nyaman.
Untuk pilihan warna, gunakan motif berwarna dasar biru dan atau aqua marine.
Mummy the Return
Desain yang satu ini tak kalah uniknya, dengan analog mumi yang berwarna putih tulang, atau putih keabu-abuan. Terbuat dari bahan kaos yang elastis serta bermotif garis-garis seolah perban yang melilit si mumi.
Masih untuk si jenjang dan berleher tinggi.
Untuk bahu, tambahkanlah aksen lengan yang terbuat dari bahan kaos yang kaku dan tebal , berwarna abu-abu lebih tua dari warna baju. Cocok dipakai dengan boot persis di bawah lutut yang terbuat dari bahan kulit dan tidak berkilau. Jika dress ini akan dikenakan pada malam hari tinggal mengganti bootnya dengan warna hitam dengan aksen pasta (garis silang) berwarna hitam. Untuk aksesoris pilihlah necklace terbuat dari logam berwarna perak atau abu-abu yang terdapat batu persegi panjang berwarna merah menyala. Dengan jam tanngan dengan warna dan bentuk serupa.
Tantanan ramput pilihlah potongan segi sebahu. Dengan bagian depan yang tersusun rapi, diarahkan ke samping hingga kilaunya terasa.
Untuk make up, pilihlah aksen yang berat pada bagian mata dan aksen yang ringan di bagian bibir. Gunakan mascara yang tebal dan eye shadow berwarna gelap atau hitam atau juga perpaduan hitam dan abu-abu untuk menambah kesan mumi nan misteri.
Mummy the Return
Desain yang satu ini tak kalah uniknya, dengan analog mumi yang berwarna putih tulang, atau putih keabu-abuan. Terbuat dari bahan kaos yang elastis serta bermotif garis-garis seolah perban yang melilit si mumi.
Masih untuk si jenjang dan berleher tinggi.
Untuk bahu, tambahkanlah alksen lengan yang terbuat dari bahan transparan yang kaku, berwarna abu-abu agak tua dari warna baju. Cocok dipakai dengan boot persis di bawah lutut yang terbuat dari bahan kulit dan tidak berkilau. Jika dress ini akan dikenakan pada malam hari tinggal mengganti bootnya dengan warna hitam dengan aksen pasta (garis silang) berwarna hitam. Untuk aksesoris pilihlah necklace terbuat dari logam berwarna perak atau abu-abu yang terdapat batu persegi panjang berwarna merah menyala. Dengan jam tan
ngan dengan warna dan bentuk serupa.
Tantanan ramput pilihlah potongan segi sebahu. Dengan bagian depan yang tersusun rapi, diarahkan ke samping hingga kilaunya terasa.
Untuk make up, pilihlah aksen yang berat pada bagian mata dan aksen yang ringan di bagian bibir. Gunakan mascara yang tebal dan eye shadow berwarna gelap atau hitam atau juga perpaduan hitam dan abu-abu untuk menambah kesan mumi nan misteri.
The Ballomania
Bagi sebagian orang, mengenakan pakaian dengan model dan bahan yang simple masih menjadi salah satu alternatif untuk tampil gaya. Tak heran jika tema kali ini adalah The Ballomania. Gaun yang terdiri dari tumpukan ini, terbuat dari kain tissue dengan warna gradasi. Warna tersebut dimulai dari hue yang lebih ringan ke hue yang lebih berat, dengan proporsi yang kian sedikit bagi bagi material yang bergradasi lebih gelap.
Efek gelembung pada bagian belakang diciptakan dengan kupnat terutama di lapisan atau layer terluar, dan pada layer-layer yang agak dalam bisa dibantu dengan kain jaring atau dengan kain kaca yang dilipat-lipat hingga menciptakan efek gelembung pada bagian di atasnya. Potongan kain dibuat dari sama antara muka dan belakang sehingga pada saat pakaian siap dengan bantuan kupnat dan kain yang ditekuk, akan tampak bagian belakang lebih tinggi dari bagian depan.
Untuk menyeimbangkan kesederhanaan dari desain, tambahkan aksesoris yang agak ”berat” seperti ikat kepala yang terbuat dari koil yang melingkari kepala dan merapikan rambut bagian samaping, serta padukan dengan bebatuan yang merefleksi cahaya, dengan warna yang senada.
Untuk aksen yang lebih berat lagi di bagian baju, tambahkan bros berukuran besar yang terbuat dari bebatuan yang sama dengan ikat kepala.
Dan sepatu dengan aksen pita pada salah satunya.
Lantas desain akan nampak “jatuh” ke sisi dengan ornament yang membentuk garis dari atas sampai sepatu. Untuk menyiasatinya pakailah dengan long earring pada salah satu telinga yang menjuntai hingga melebihi garis bahu dengan material yang “bling bling” tentu saja pada sisi yang lain.
Gaun ini cocok untuk orang yang berleher tinggi dengan tinggi badan yang semampai pula.
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Posted in Uncategorized
Leave a comment









